Ini Alasan CEO Binance Kucurkan Rp7,83 Triliun untuk Dukung Elon Musk Akuisisi Twitter

Aditya Pratama
CEO Binance, Changpeng Zhao menyebut, sangat mendukung kebebasan berbicara, sekaligus menjadi alasannya berinvestasi Rp7,83 triliun di Twitter. (Foto: REUTERS)

Tidak jelas seberapa aktif co-investor yang terlibat seperti Binance di masa depan Twitter sebagai investor minoritas. Pasalnya, Musk sepenuhnya mengendalikan dewan dan pengambilan keputusan di Twitter yang sekarang bersifat pribadi.

Sebagian besar rekan investornya dalam kesepakatan 44 miliar dolar AS, seperti Sequoia Capital, Fidelity Management, Andreessen Horowitz dan Brookfield.

Sebelumya pada pekan lalu, Binance menyampaikan bahwa mereka tengah membuat tim untuk bekerja bagaimana blockchain dan kripto dapat membantu Twitter.

"Saya pengguna Twitter berat. Saya ingin berinvestasi dalam produk yang penting bagi industri kita," ucap Zhao. 

Belum lama ini, Musk menyampaikan bahwa Twitter akan mengenakan biaya 8 dolar AS untuk layanan Blue-nya, yang mencakup lencana "terverifikasi" dalam upayanya untuk memonetisasi layanan dan membuat jaringan media sosial tidak terlalu bergantung pada iklan. Zhao juga mendukung gagasan itu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal