Ini 3 Hal yang Menyebabkan Harga Tes RT-PCR Masih Mahal

Azfar Muhammad
Ini 3 hal yang menyebabkan harga tes RT-PCR masih mahal. (Foto: med-technews)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah belum lama ini menurunkan harga tes RT-PCR di Indonesia dengan harga eceran tertinggi (HET) untuk Jawa dan Bali sebesar Rp275.000 dan Rp300.000 di luar Jawa dan Bali. Diketahui, saat awal masa pandemi harga tes RT-PCR mencapai jutaan rupiah.

Dengan menurunnya harga tes RT-PCR yang cukup drastis tentunya mengundang pertanyaan di kalangan masyarakat. Lalu, apa yang membuat harga tes RT-PCR di Indonesia menjadi mahal? 

Dari temuan MNC Portal Indonesia setidaknya ada tiga hal yang membuat harga tes RT-PCR cukup mahal.

1. Alat Reagen PCR masih impor

Reagen merupakan ekstraksi yang digunakan untuk mengecek spesimen guna mendeteksi adanya virus SARS-CoV-2.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), reagen masih diimpor dari luar negeri dan harus sesuai rekomendasi WHO; sertifikasi oleh CE, FDA, atau sertifikat yang setara; serta memiliki minimal satu target gen reagen yang disarankan pakar (target gen N).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Hantavirus Masuk Indonesia, Kemenkes Gercep Perkuat Skrining!

57 tahun lalu

Apa Benar Alat Tes TBC INDIGEN dari PCR Covid-19? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Update 18 Desember 2022, Kasus Positif Covid-19 Tambah 860 Orang

57 tahun lalu

Update 21 Oktober 2022: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 2.227 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal