Indonesia-Bangladesh Capai Kesepakatan Dagang Terbaru Senilai Rp2,93 Triliun

Jeanny Aipassa
Indonesia dan Bangladesh mencapai kesepakatan dagang terbaru senilai Rp2,93 triliun yang akan direalisasikan pada 2023. (Foto: istimewa)

Sebagai gambaran, pada tahun 2016 nilai total perdagangan Indonesia-Bangladesh adalah sebesar 1,335 miliar dolar AS. Pada tahun 2017, nilai perdagangan meningkat 25 persen menjadi 1,669 miliar dolar AS dengan surplus bagi Indonesia sebesar 95,4 persen. 

Pada tahun 2018, nilai perdagangan meningkat 20 persen menjadi 1,980 miliar dolar AS dengan surplus bagi Indonesia sebesar 95,3 persen. 

Tahun 2019, terjadi peningkatan sebesar 16 persen pada nilai perdagangan Indonesia-Bangladesh menjadi sebesar 2,010 miliar dolar AS dengan surplus 95,0 persen bagi Indonesia. 

Menilik ke belakang pada periode tahun 2016 hingga 2019, neraca perdagangan Indonesia dan Bangladesh menunjukkan kenaikan secara konsisten. 

Hal tersebut digunakan sebagai dasar bagi Pemerintah Bangladesh untuk menempatkan Indonesia sebagai mitra dagang ke-6 terbesar setelah Tiongkok (RRT), India, Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Jepang. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Publik Khawatir Hantavirus Jadi Pandemi Jilid 2, Begini Kata Dokter

5 bulan lalu

LPPOM MUI Soroti Kesepakatan Dagang RI-AS, Minta Tak Kompromi soal Sertifikasi Halal

5 bulan lalu

Prabowo soal Perundingan Tarif Dagang RI-AS: Kita Telah Capai Kesepakatan yang Solid

7 bulan lalu

Istana Pastikan Konflik Venezuela Tak Ganggu Kesepakatan Tarif Impor AS–RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal