Impor Minyak dan Gas Rusia, Eropa Disebut Alirkan Uang Berdarah

Jeanny Aipassa
Jaringan gas Rusia. (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Eropa disebut mengalirkan uang berdarah jika masih tetap mengimpor minyak dan gas Rusia di tengah konflik geopolitik negara beruang merah itu dengan Ukraina

Pernyataan itu, disampaikan Walikota Kiev, Vitali Klitschko, pada konferensi walikota di Jenewa, melalui tautan video yang dikutip Reuters, Selasa (5/4/2022).

Vitali Klitschko meminta Eropa menghentikan aliran uang berdarah ke Rusia karena negara-negara di benua biru sebagian besar masih tetap mengimpor minyak dan gas dari Rusia. 

Meskipun sanksi Barat ke Rusia telah dijatuhkan, gas Rusia masih mengalir ke eropa dan sejumlah perusahaan internasional asal Eropa masih terus melakukan bisnis di Rusia. 

"Setiap euro, setiap sen yang Anda terima dari Rusia atau yang Anda kirim ke Rusia memiliki darah, itu adalah uang berdarah dan darah dari uang ini adalah darah Ukraina, darah rakyat Ukraina," kata Vitali Klitschko.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Europe on Screen 2026 Resmi Dimulai, 55 Film Eropa Diputar Gratis!

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

57 tahun lalu

KEK RI Diminati Investor Eropa, Sektor Energi Hijau dan Teknologi Jadi Primadona 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal