IMF Blokir Pinjaman Rp6,3 Triliun untuk Afghanistan karena Dikuasai Taliban

Aditya Pratama
IMF blokir pinjaman Rp6,3 triliun untuk Afghanistan karena dikuasai Taliban.

NEW YORK, iNews.id - Dana Moneter Internasional (IMF) memblokir akses Afghanistan terhadap sumber dayanya, termasuk dana pinjaman sebesar 440 juta dolar AS atau setara Rp6,3 Triliun. Hal itu dilakukan setelah Taliban menguasai Afghanistan. 

Pengumuman IMF datang di tengah tekanan dari Departemen Keuangan AS sebagai pemegang saham pengendali di IMF, untuk memastikan bagian Afghanistan dari alokasi Hak Penarikan Khusus (SDR) tidak jatuh ke tangan Taliban. 

"Saat ini ada ketidakjelasan dalam komunitas internasional mengenai pengakuan pemerintahan di Afghanistan. Sebagai konsekuensinya, negara tersebut tidak bisa mengakses SDR atau sumber daya IMF lainnya. Seperti biasa, IMF dipandu oleh pandangan masyarakat internasional," kata juru bicara IMF, dikutip dari Reuters, Jumat (20/8/2021).    

IMF selama ini mengandalkan keanggotaannya untuk memutuskan apakah akan terlibat dengan pemerintah yang mengambil alih kekuasaan dalam kudeta atau pemilu yang disengketakan.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Chatib Basri Beberkan 3 Tugas Menkeu Hadapi Tekanan Fiskal: Potong, Naikkan, Pinjam

57 tahun lalu

Cadangan Devisa RI Capai 146,2 Miliar Dolar AS, BI Sebut Lampaui Standar IMF

57 tahun lalu

Purbaya Sebut IMF Puji RI 'Bright Spot' dalam Ekonomi Global

57 tahun lalu

Di Forum IMF, Purbaya Target Ekonomi RI Tembus 6%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal