Imbas Covid-19, Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus Rp1.470 Triliun

Djairan
Ekonomi berbasis internet di Asia Tenggara melonjak hingga mencapai nilai 105 miliar dolar AS (Rp1.470 triliun) tahun ini. (Foto: Shutterstock)

Sementara itu, laporan tersebut mencatat pertumbuhan e-commerce melonjak hingga 63 persen mencapai nilai 62 miliar dolar AS pada ini. Namun, berbeda dengan sektor perjalanan yang terkontraksi 58 persen menjadi 14 miliar dolar AS.

Menurut wearesocial.com, dengan peningkatan pengguna online sebesar 11 persen, Asia Tenggara menjadi salah satu pasar internet dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Itu dibandingkan dengan 4,7 miliar pengguna internet di seluruh dunia, yang naik 7,4 persen dari tahun lalu.

Pertumbuhan penggunaan internet di Asia Tenggara telah membantu lahirnya startup berstatus unicorn seperti Grab dan Gojek, yang telah menarik miliaran dolar AS pendanaan dari perusahaan teknologi dan investasi global. Total kesepakatan mencapai 6,3 miliar dolar AS hingga paruh pertama 2020.   

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AI Bantu Penyandang Disabilitas Masuk Ekonomi Digital, Ini Caranya!

57 tahun lalu

Menlu Sugiono Ungkap 2 Kesepakatan Kerja Sama Regional di KTT ASEAN 2026

57 tahun lalu

Prabowo di KTT ASEAN 2026: Kita Harus Beri Contoh Jaga Perdamaian dan Stabilitas

57 tahun lalu

Prabowo bakal Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu Filipina, Bahas Dampak Perang AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal