HM Sampoerna Rogoh Kocek Rp2,37 Triliun Bangun Pabrik Rokok Bebas Asap

Dinar Fitra Maghiszha
Logo PT HM Sampoerna Tbk. (Foto: Istimewa)

Fasilitas produksi di Karawang tersebut akan menjadi fasilitas produksi ke-7 Philip Morris  International (PMI) secara global dan ke-2 di Asia.

"Pembukaan pabrik produk batang tembakau untuk IQOS dengan merek HEETS di Karawang merupakan salah satu pencapaian bersejarah dalam komitmen PMI (Philip Morris International) untuk mewujudkan visi masa depan bebas asap, khususnya konsumen dewasa di kawasan Asia yang memilih untuk terus menikmati produk tembakau," ujar Mindaugas.

Dia berharap, realisasi investasi ini dapat meningkatkan multiplier effect yang lebih besar melalui penciptaan nilai tambah, serapan daun tembakau dari petani lokal, serta membuka lapangan kerja baru bagi tenaga kerja berketerampilan tinggi.

Sebagai catatan, Sampoerna telah melakukan uji pasar IQOS di Indonesia secara terbatas sejak bulan Maret 2019 untuk mempelajari potensi pasar dan respons perokok dewasa terhadap produk rokok elektrik.

IQOS merupakan singkatan dari "I stop original smoking", yang merupakan metode memanaskan tembakau tanpa adanya proses pembakaran, sehingga paparan zat berbahaya atau berpotensi berbahaya bagi tubuh berkurang hingga rata-rata 90-95% dibandingkan dengan asap rokok.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
2 bulan lalu

HM Sampoerna Bukukan Laba Bersih Rp4,5 Triliun hingga Kuartal III 2025

Bisnis
4 bulan lalu

Siapa Pemegang Saham Mayoritas HMSP? Ini Jawabannya

Nasional
8 bulan lalu

Sabet Penghargaan DIA 2025, HM Sampoerna bakal Terus Berinovasi Demi Memajukan UMKM

Bisnis
2 tahun lalu

HM Sampoerna Bukukan Laba Bersih Rp2,24 Triliun di Kuartal I 2024, Naik 4,02 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal