Hasil Penelitian Indef: IKN Nusantara Sulit Berkembang

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi desain ibu kota negara (IKN) Nusantara. (Foto: Istimewa)

Penelitian Indef memprediksi perpindahan Ibu Kota ini tidak bisa berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan PDB (Produk domestik bruto) secara Nasional. Bahkan dalam jangka pendek nilainya hanya 0,02 persen.

Untuk itu menurutnya pada pembangunannya di IKN Nusantara tersebut penting untuk membangun industri-industri yang banyak menyerap tenaga kerja agar memberikan dampak yang luas terhadap masyarakat.

"Karena kalau kita lihat disana nanti Industri yang dibangun akan sangat minim tenaga," ungkap Tauhid.

Adapun peta pembangunan yang akan dirancang oleh pemerintah, maka ada beberapa sebaran sektor ekonomi dan industri di IKN dan Beberapa bagian di Kalimantan Timur. 

Misalnya Balikpapan dan Samarinda yang akan dibangun industri rendah karbon, bahan kimia dan produk kimia: petro kimia, farmasi terintegrasi seperti bahan aktif obat-obatan generik.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 hari lalu

Prabowo Resmikan Pembangunan Blok Masela: Kita Tunggu 3 Dekade, Alhamdulillah Kita Mulai

7 hari lalu

China Investasi Perdana di IKN Senilai Rp1,25 Triliun, Bangun Apartemen hingga Perkantoran

14 hari lalu

Pramono bakal Bangun 11 Rusun Baru di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya  

29 hari lalu

Partai Perindo Soroti Arah Pembangunan Jakarta Jelang HUT ke-500

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal