"Kita terlalu cepat menganut free market, itu artinya satu aturan berlaku untuk semua, mau kaya, mau low income, UMKM. Ini mengakibatkan yang di bawah susah naik kelas," ucapnya.
Kebijakan yang tepat sasaran dinilai perlu berpihak terhadap masyarakat prasejahtera. Menurutnya, ini penting untuk menjaga tatanan sosial ekonomi.
"Kalau masyarakat tatanan kesejahteraan mereka terpengaruhi, maka orang baik bisa jadi jahat. Ini tugas kita bersama ke depan," katanya.