Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Kekhawatiran Suku Bunga AS

Aditya Pratama
Harga minyak mentah turun pada pembukaan perdagangan hari Selasa karena investor mengantisipasi inflasi dan suku bunga AS. (Foto: Reuters)

Adapun, suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya pinjaman, sehingga memberikan kebebasan dana yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.

Di sisi lain, pasar tidak terlalu terpengaruh oleh ketidakpastian politik di dua negara penghasil minyak utama.

Investor fokus pada pasokan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan afiliasinya, yang dikenal sebagai OPEC+. Organisasi tersebut dijadwalkan bertemu pada 1 Juni untuk menetapkan kebijakan produksi, termasuk membahas apakah akan memperpanjang pemotongan sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari yang dilakukan beberapa anggota.

OPEC+ disebut dapat memperpanjang beberapa pengurangan produksi secara sukarela jika permintaan gagal meningkat, menurut seorang sumber. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

57 tahun lalu

Inflasi Mei 2026 Capai 0,28%, Harga BBM hingga Tiket Pesawat jadi Biang Kerok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal