Harga Minyak Mentah Naik Tipis Imbas Ketegangan di Timur Tengah

Aditya Pratama
Harga minyak mentah naik tipis pada perdagangan Senin waktu setempat imbas kekhawatiran pasokan yang masih ada akibat ketegangan di Timur Tengah. (Foto: Reuters)

Sementara, Amerika Serikat (AS) telah mengusulkan kepada Dewan Keamanan PBB untuk menentang serangan Israel di Rafah dan mendukung gencatan senjata sementara di Gaza.

Pembatas kenaikan harga minyak merupakan melambatnya perkiraan permintaan dari Badan Energi Internasional (IEA) dan kenaikan harga produsen AS yang lebih besar dari perkiraan pada bulan Januari, sehingga memperkuat kekhawatiran inflasi dan mengangkat nilai dolar.

Indeks dolar, yang mengukur mata uang tersebut terhadap enam mata uang lainnya, telah menguat selama lima minggu berturut-turut dan sedikit lebih tinggi pada hari Senin. Penguatan greenback membuat minyak dalam mata uang dolar kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan.

“Harga minyak cukup berfluktuasi dalam beberapa pekan terakhir, sebagian karena penguatan dolar,” ucap Analis Pasar di City Index, Fawad Razaqzada. 

Pasar juga menunggu indikasi arah permintaan dari China setelah kembalinya negara tersebut dari liburan Tahun Baru Imlek selama seminggu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS

57 tahun lalu

Pemerintah Iran Bantah Keras Isu Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian

57 tahun lalu

Tak Kasih Ampun, Iran Hancurkan 20 Pangkalan Militer AS di 8 Negara Arab selama Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal