Harga Minyak Mentah Naik Tipis dalam Sepekan, Brent di Bawah 80 Dolar AS per Barel

Aditya Pratama
Harga minyak mentah anjlok 2 persen pada perdagangan akhir pekan dan membuat komoditas tersebut naik tipis dalam sepekan. (Foto: Freepik)

Analis berharap bahwa pasar minyak saat ini akan kembali fokus sepenuhnya pada fundamental dan geopolitik. 

Sementara, data ekonomi China menunjukkan bahwa perekonomian kehilangan momentum pada bulan Juli. Harga rumah baru anjlok dengan laju tercepat dalam sembilan tahun di tengah produksi industri melambat dan pengangguran meningkat.

Hal ini telah memicu kekhawatiran di kalangan pedagang tentang penurunan permintaan dari importir minyak utama, di mana kilang minyak memangkas tajam tingkat pemrosesan minyak mentah bulan lalu karena permintaan bahan bakar yang lesu.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) telah memangkas perkiraan untuk pertumbuhan permintaan minyak tahun ini, dengan alasan melemahnya permintaan di China. 

Badan Energi Internasional juga mengutip permintaan yang lemah di China ketika memangkas perkiraannya untuk tahun 2025.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Bergerak Menuju Rp17.800 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

57 tahun lalu

Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Pekan Depan, Berpotensi Sentuh Rp17.850 per Dolar AS

57 tahun lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bentuk KEK untuk Bangun Gudang Minyak Raksasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal