Harga Minyak Mentah Naik Lagi, Ini Penyebabnya

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak mentah melanjutkan kenaikan pada perdagangan sesi siang ini. Kenaikan ini mendapat sentimen dari memanasnya ketegangan politik di Eropa Timur. (Foto: PT MUJ)

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan negara-negara di Asia untuk mewaspadai terjadinya stagflasi di tengah kecamuk perang Rusia dan Ukraina yang dapat membuat lonjakan harga komoditas.

"Harga minyak masih didorong oleh eskalasi ketegangan geopolitik," kata Stephen Innes dari SPI Asset Management.

Selain konflik militer, perlambatan ekonomi China akibat serangan Covid-19 juga menjadi perhatian pasar.

Bank sentral China (PBoC) pada Selasa lalu (26/4/2022) mengatakan pihaknya akan meningkatkan dukungan kebijakan moneter sejalan dengan upaya memberantas virus corona yang saat ini tengah mewabah di Beijing. Ekspektasi pasar terhadap rencana stimulus PBoC diperkirakan akan meningkatkan permintaan minyak.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Bergerak Menuju Rp17.800 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal