Harga Minyak Mentah Mendidih Imbas Kekhawatiran Konflik Timur Tengah

Aditya Pratama
Harga minyak mentah mendidih pada sesi kedua berturut-turut pada hari ini, Senin (30/9/2024). (Foto: Freepik)

Mengingat berakhirnya pemotongan pasokan sukarela OPEC+ pada 1 Desember, WTI mungkin menguji level terendahnya tahun 2021 di kisaran 61 hingga 62 dolar AS per barel. 

"Selain itu, meskipun China baru-baru ini bersikap dovish, tidak jelas apakah ini akan menghasilkan permintaan bahan bakar yang lebih tinggi, mengingat kemajuan China dalam elektrifikasi dan dekarbonisasi sektor transportasinya," tuturnya.

Data pada hari Senin tidak menggembirakan permintaan, di mana aktivitas manufaktur China menyusut selama lima bulan berturut-turut dan sektor jasa melambat tajam pada bulan September.

Selain itu, pasar akan menunggu untuk mendengar pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk petunjuk tentang laju pelonggaran moneter bank sentral. Tujuh pembuat kebijakan Fed lainnya juga akan berbicara minggu ini. 

Dengan Fed dan bank sentral utama lainnya yang mulai melonggarkan kebijakan, pemulihan ekonomi mungkin akan segera terjadi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Mengejutkan! Uni Emirat Arab Keluar dari Organisasi Pengekspor Minyak OPEC

Nasional
19 hari lalu

Harga Minyak Mentah RI Naik Jadi 102,26 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Internasional
20 hari lalu

Iran Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas di Bawah USD90 per Barel

Bisnis
1 bulan lalu

Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 116 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal