Harga Minyak Mentah Melesat Nyaris 6 Persen setelah Rencana Serangan Darat Israel ke Gaza

Aditya Pratama
Harga minyak mentah melesat hampir 6 persen pada akhir perdagangan Jumat (13/10/2023) waktu setempat. (Foto: Reuters)

Hal ini mungkin berdampak pada pasokan karena Arab Saudi menyampaikan bahwa mereka bersedia meningkatkan produksi minyak awal tahun depan untuk membantu mengamankan kesepakatan tersebut. 

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) minggu ini mempertahankan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global, dan memperkirakan kenaikan permintaan lebih lanjut di China, importir minyak terbesar di dunia.

Dari sisi pasokan AS, para pengebor minggu ini menambahkan empat rig minyak dalam kenaikan mingguan terbesar sejak Maret. Manajer keuangan memangkas posisi net long minyak mentah berjangka AS dan opsi pada pekan hingga 10 Oktober sebanyak 39.556 kontrak menjadi 240.204 kontrak selama periode tersebut, menurut Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal