Harga Minyak Mentah Melesat 1 Persen usai Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Aditya Pratama
Harga minyak mentah memperpanjang kenaikan setelah melesat di atas 1 persen pada perdagangan, Kamis (19/8/2024). (Foto: AP)

"Penurunan persediaan minyak mentah global akan mendukung harga minyak ke depannya dan mendorong Brent kembali di atas 80 dolar AS per barel dalam beberapa bulan mendatang," kata analis UBS dalam sebuah catatan.

Persediaan minyak mentah di AS, produsen utama dunia, turun ke level terendah dalam satu tahun pada minggu lalu. Penurunan persediaan dapat meningkat pada pekan depan karena ekspor AS akan pulih secara signifikan dari gangguan badai francine.

Analis Citi menyebut bahwa defisit pasar minyak mencapai sekitar 400.000 barel per hari (bph) akan mendukung harga minyak mentah Brent dalam kisaran 70-75 dolar AS per barel selama kuartal berikutnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal