Harga Minyak Mentah Melemah dalam Sepekan, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Harga minyak mentah melemah sekitar 7 persen pada minggu ini. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah turun sekitar 2 persen pada akhir perdagangan Jumat. Angka ini tercatat menurun setelah data pekerjaan Amerika Serikat (AS) memperkecil kemungkinan penurunan suku bunga dalam waktu dekat, yang dapat mengurangi permintaan minyak mentah.

Mengutip Reuters, melemahnya pertumbuhan di China dan kemungkinan meredanya ketegangan di Timur Tengah juga menurunkan harga minyak mentah.

Minyak mentah berjangka Brent ditutup pada 77,33 dolar AS per barel, turun 1,37 dolar AS atau 1,7 persen. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS tidak berubah pada 72,28 dolar AS per barel, turun 1,54 dolar AS atau 2 persen. Kedua tolok ukur tersebut kehilangan sekitar 7 persen pada minggu ini.

Suku bunga yang tinggi cenderung menghambat pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak. Di negara-negara besar seperti AS dan Eropa tampaknya akan bertahan dalam jangka pendek.

Data pada hari Jumat menunjukkan pengusaha AS menambah lebih banyak lapangan pekerjaan pada bulan Januari dibandingkan perkiraan, sehingga mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve dalam jangka pendek. Akibatnya, dolar melonjak terhadap semua mata uang utama.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia bakal Meroket lagi?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir

57 tahun lalu

Pemerintah Resmi Setujui Tenor KPR Subsidi hingga 40 Tahun

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal