Harga Minyak Mentah Ambles Imbas Kekhawatiran Penurunan Permintaan

Aditya Pratama
Harga minyak mentah ambles lebih dari 1 persen pada perdagangan, Rabu (28/8/2024), karena kekhawatiran atas permintaan China. (Foto: Freepik)

Pemerintah yang berpusat di Tripoli atau National Oil Corp (NOC) belum mengkonfirmasi tentang penutupan ladang minyak. 

Analis UBS Giovanni Staunovo menuturkan, gangguan di Libya seharusnya memperketat pasar minyak, mengingat barel minyak asli telah diambil, tetapi investor ingin melihat penurunan ekspor minyak mentah Libya terlebih dahulu.

Di Timur Tengah, pertempuran terus berlanjut di Jalur Gaza antara Israel dan militan Hamas, tanpa ada tanda-tanda terobosan konkret dalam pembicaraan gencatan senjata di Kairo. Selama akhir pekan, Israel dan Hizbullah saling membombardir dengan roket dan rudal melintasi perbatasan Lebanon.

Persediaan minyak mentah AS turun 3,407 juta barel dalam pekan yang berakhir 23 Agustus, menurut angka American Petroleum Institute yang dikutip oleh sumber pasar pada hari Selasa. Persediaan bensin turun 1,863 juta barel dan sulingan turun 1,405 juta barel.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal