Harga Minyak Dunia Capai Level Terendah sejak Invasi Rusia ke Ukraina, Ini Pemicunya

Jeanny Aipassa
Ilustrasi harga minyak dunia. (Foto: Istimewa)

“Kami pikir prospek akan tetap menantang dalam beberapa bulan mendatang karena ekspor berubah dari penarik menjadi angin sakal, penurunan properti semakin dalam, dan gangguan virus tetap menjadi hambatan berulang,” kata Julian Evans-Pritchard, ekonom senior China di konsultan Capital Economics. 

Sebagai salah satu konsumen energi terbesar di dunia, pertumbuhan ekonomi China yang lebih lemah akan menurunkan permintaan minyak mentah dan sumber daya alam lainnya. 

Pialang juga mengincar potensi kesepakatan nuklir antara Iran dan negosiator barat yang dapat membuka jalan bagi peningkatan pasokan minyak.

Melonjaknya harga energi telah menjadi pendorong terbesar inflasi tinggi di Inggris dan negara-negara maju lainnya di tengah memburuknya krisis biaya hidup.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai AS-Iran Saling Serang di Selat Hormuz

Internasional
3 hari lalu

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Internasional
4 hari lalu

OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Minyak 188 Ribu Barel per Hari selama Penutupan Selat Hormuz

Nasional
7 hari lalu

Situasi Geopolitik di Timur Tengah Tak Menentu, Harga Pelumas di Indonesia Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal