Harga Minyak Dunia Capai Level Terendah sejak Invasi Rusia ke Ukraina, Ini Pemicunya

Jeanny Aipassa
Ilustrasi harga minyak dunia. (Foto: Istimewa)

“Kami pikir prospek akan tetap menantang dalam beberapa bulan mendatang karena ekspor berubah dari penarik menjadi angin sakal, penurunan properti semakin dalam, dan gangguan virus tetap menjadi hambatan berulang,” kata Julian Evans-Pritchard, ekonom senior China di konsultan Capital Economics. 

Sebagai salah satu konsumen energi terbesar di dunia, pertumbuhan ekonomi China yang lebih lemah akan menurunkan permintaan minyak mentah dan sumber daya alam lainnya. 

Pialang juga mengincar potensi kesepakatan nuklir antara Iran dan negosiator barat yang dapat membuka jalan bagi peningkatan pasokan minyak.

Melonjaknya harga energi telah menjadi pendorong terbesar inflasi tinggi di Inggris dan negara-negara maju lainnya di tengah memburuknya krisis biaya hidup.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

12 Rudal Balistik Iran Hantam Fasilitas AS! Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Melonjak

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Detik-Detik Ibu Kota Kyiv Diguncang Serangan Rusia, 600 Drone dan 90 Rudal Hantam Ukraina

57 tahun lalu

Kyiv Membara! Rusia Hujani Ukraina dengan 600 Drone dan 90 Rudal Balistik, Warga Panik Berhamburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal