Harga Beras RI Disebut Termahal di ASEAN, Begini Tanggapan Wapres

Binti Mufarida
Wapres Ma'ruf Amin beri tanggapan soal harga beras RI dilaporkan termahal di ASEAN. (Foto Setwapres).

“Kebijakan Indonesia tentang perberasan itu kan, pertama masalah pengadaan beras, kemudian kualitas beras,  distribusi juga, kemudian tentu harga beras. Ini semuanya sudah sangat baik sekali. Semua sudah berjalan, pengadaan semua,” tutur dia.

Bahkan, menurutnya, Indonesia selama dua tahun mengalami swasembada beras, sehingga tidak melakukan impor. 

“Sudah 2 tahun kita tidak impor kan. Ya, Sekarang pun sebenernya cukup, cuma cadangan, jadi ada impor itu untuk cadangan," ucap Wapres.

Dia menmabhakan, menjelang hari besar biasanya harga cenderung naik karena permintaan tinggi. Namun, kenaikan yang terjadi dalam batas wajar.

“Harga beras kalau dilihat sekarang ini memang agak naik, tapi nanti saat panen, itu (harga) turun. Jadi ada masa turun, ada masa naik, tapi dalam batas-batas yang wajar,” kata dia.

“Nah, memang di Indonesia begitu kalau mau Tahun Baru naik, mau Lebaran naik dan kebetulan paceklik, nanti kalau sudah itu, (harga) turun lagi,” imbuh Wapres.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Kali Kalah Pilpres, Prabowo Ungkap Alasan Tetap Ingin Jadi Presiden: RI Menuju Arah yang Salah

57 tahun lalu

Mensesneg Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Kuat, Optimistis Pertumbuhan Tetap Terjaga

57 tahun lalu

Kemenhaj Catat 15.086 Jemaah Haji dan Petugas Telah Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Menlu Sebut Prabowo bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal