Harga Beras Meroket, Erick Thohir: Bukan Hanya di Indonesia

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menyambangi salah satu pasar ritel di wilayah Jakarta Timur, Senin (12/2/2024). (Foto: Suparjo Ramalan)

Untuk diketahui, para produsen telah menaikkan harga beli (tebus) sebesar 20-35 persen di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sejak sepekan terakhir, sehingga peritel juga harus menaikkan harga jual.

Para peritel terpaksa menjual komoditas bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng di atas HET serta harga acuan lainnya. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan hal ini disebabkan karena mendapat harga yang tinggi dari produsen.

"Faktanya saat ini kami tidak ada pilihan dan harus membeli dengan harga di atas HET dari para produsen atau pemasok beras lokal, bagaimana mungkin kami menjual dengan HET," ucap Ketua Umum Aprindo, Roy N Mandey.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Eceran Tertinggi Minyakita Batal Naik, Istana: Jaga Daya Beli Masyarakat

57 tahun lalu

FIFA Beri Lampu Hijau, Indonesia Selangkah Lagi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

57 tahun lalu

John Herdman Bertemu Prabowo di Hambalang, Proyek Besar Timnas Indonesia Dimulai

57 tahun lalu

MotoGP Mandalika 2026 Bukan Sekadar Balapan, Dampak Ekonominya Tembus Rp4,9 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal