Harapan Pedagang ke Pemerintah supaya Harga Beras Turun

Advenia Elisabeth
Pedagang beras di Pasar Mangunjaya, Bekasi. Foto: Advenia E

"Saya belinya enggak dibatasi waktu beli di pasar Cipinang. Kalau di sana ada barangnya, ya dikasih. Misalnya saya beli 3 ton, ya kalau di sana ada barangnya dikasih. Sekarang-sekarang ini bisa dikatakan lancar-lancar saja untuk penyaluran berasnya, enggak ada persyaratan apa-apa juga," tutur dia.

Sementara soal harga, Sunardi membeli beras Bulog di Pasar Induk Cipinang Rp8.600 per kilogram (kg). Dia pun menjualnya ke konsumen seharga Rp9.600 per kg. Dia mengatakan, harga tersebut yang paling murah.

Sedangkan beras jenis lain seperti IR 64, dia beli ke pedagang penggilingan Rp11.000-12.000 per kg. Kemudian, dia menjualnya ke konsumen Rp12.000-14.000 per kg, tergantung mereknya. Untuk beras premium lebih mahal lagi dan dia menjualnya kisaran Rp14.000-16.000, tergantung mereknya. 

"Sekarang ini kenaikan harga beras itu liar. Masalahnya kan hukum ekonomi, permintaan banyak tapi barangnya enggak ada, otomatis harganya naik, naiknya itu sangat liar, jadi harga enggak bisa kepatok," ucapnya.  

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bulog Serap 3 Juta Ton Beras hingga Juni 2026, Sudah 75% dari Target

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Bulog Usul Perpanjang Bantuan Pangan Beras 20 Kg pada Juni-Juli 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal