Gubernur Babel Ingin 2 KEK di Bangka untuk Pariwisata, Bukan Tambang

Isna Rifka Sri Rahayu
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Usulan pemerintah daerah Bangka Belitung (Babel) supaya kawasan ekonomi khusus (KEK) di Pulau Bangka difokuskan untuk pariwisata masih menemui jalan terjal. Pasalnya, daerah tersebut ada tambang timah.

Gubernur Provinsi Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman mengaku sudah mengajukan 2 KEK di Tanjung Gunung dan Sungai Liat untuk pariwisata sejak setahun yang lalu ke pemerintah pusat. Namun, belum ada keputusan soal status lahan.

Erzaldi lebih menginginkan dua area itu menjadi KEK pariwisata karena selama ini ekonomi Babel hampir separuhnya bergantung pada timah. Selain itu, sektor pariwisata lebih menjanjikan karena lebih ramah lingkungan dan sustainable.

"Kita pasti (ingin) pariwisata lah, sudah diyakini mendatangkan devisa yang baik dan yang dapatnya itu banyak masyarakatnya dari kecil sampai besar UMKM dan tenaga kerja, hampir semua terlibat," katanya usai rapat di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Yang jelas, kata dia, pemda tidak memiliki wewenang yang kuat untuk menentukan KEK. Untuk itu, pusat diharapkan bisa memberikan keputusan yang tegas soal status KEK.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KEK RI Diminati Investor Eropa, Sektor Energi Hijau dan Teknologi Jadi Primadona 

57 tahun lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bentuk KEK untuk Bangun Gudang Minyak Raksasa

57 tahun lalu

Ada Atraksi Pesawat di Aero Sport Fest 2025 Tanjung Lesung, Intip Keseruannya!

57 tahun lalu

Kemnaker Usir 94 WNA yang Bekerja Tanpa Izin di KEK Sei Mangkei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal