Grab Akuisisi Uber, Bagaimana Nasib Pengemudi?

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi (Foto: Okezone)

Uber Eats akan tetap beroperasi hingga akhir Mei, dimana setelahnya rekanan pengantaran dan restoran Uber akan pindah ke platform GrabFood.

Sebagai informasi, Uber dan Grab sebenarnya sama-sama dimiliki oleh SoftBank Group Corp, perusahaan investasi asal Jepang dan Didi Chuxing, perusahaan transportasi online asal China. Kedua investor ini mendorong agar perusahaan yang mereka dukung untuk meningkatkan keuntungan karena tertekan kerugian akibat ‘membakar’ uang dalam beberapa tahun terakhir.

Hengkangnya Uber di luar AS bukan pertama kalinya terjadi. Pada 2016, Uber  yang saat itu dikendalikan Travis Kalanick menjual unit bisnisnya di China kepada Didi Chuxing, ditukar 17,5 persen saham Didi Chuxing. Di Rusia, Uber juga menjual bisnisnya kepada Yandex, perusahaan transportasi online asal Belanda, tak lama sebelum Dara Khosrowshahi mengambil alih Uber.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internet
10 hari lalu

Kembangkan Kecerdasan Buatan, Grab Operasikan Lebih 1.000 Model AI dan Machine Learning

Motor
24 hari lalu

Grab Gelontorkan Rp100 Miliar untuk Pengemudi, Ini Tanggapan Pemerintah

Mobil
29 hari lalu

Grab dan GAC Siapkan 20.000 Armada Kendaraan Listrik di Asia Tenggara

Kuliner
2 bulan lalu

Makanan dan Minuman Paling Banyak Dipesan Online di Indonesia 2025, Ini Terfavorit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal