JAKARTA, iNews.id - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menargetkan selama lima tahun ke depan memiliki 85.000 hektare area tebu. Langkah ini guna menggenjot produksi gula nasional.
"Kami akan memperluas tanaman areal tebu gula yang sekarang sekitar 60.000 hektare, kita akan tambahin 23.000-25.000 hektare. Jadi sasaran kita 5 tahun ke depan memperluas lahan sendiri untuk gula. Dari 60.000 ke 85.000 hektare," ujar Direktur Utama PTPN III, Muhammad Abdul Ghani dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (5/8/2020).
Gani menuturkan perluasan lahan tebu salah satunya dilakukan dengan mengonversi lahan karet yang dimiliki anak perusahaan, serta bersinergi dengan perusahaan BUMN lain, seperti Perum Perhutani. Di mana perseroan akan diberikan lahan seluas 70 hektare dari Perhutani dan dikelola masyarakat sekitar.
"Dengan perluasan luas areal tebu, perusahaan mampu meningkatkan produksi gula sebesar 1,6-1,7 juta ton per tahun. Namun, yang menjadi sasaran dan berkonsentrasi perseroan adalah produksi gula rata-rata 70.000 ton per hektare," katanya.
Keputusan perseroan mengurangi lahan perkebunan karet dan teh, kata Gani, berdasarkan kebutuhan gula nasional yang semakin meningkat. Pemenuhan produksi gula dari dalam negeri melalui perluasan areal tanaman tebu dinilai mampu mengurangi ketergantungan negara terhadap impor gula.