Gandeng Taiwan, Pertamina Bangun Pabrik Petrokimia Senilai Rp97 T

Koran SINDO
ilustrasi. (Foto: AFP)

Kerja sama ini, kata dia, dilakukan guna meningkatkan nilai tambah dari produk-produk turunan yang dihasilkan kilang Pertamina. “Kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat bisnis petro kimia Pertamina,” kata Nicke.

Proyek ini diharapkan mulai beroperasi pada 2026 dengan skema joint venture antara Pertamina, CPC Taiwan, dan beberapa mitra hilir potensial lainnya.

Pabrik nafta crackerd iharapkan akan memproduksi paling sedikit 1 juta ton ethylene per tahun dan membangun unit hilir yang akan memproduksi produk turunan kilang lainnya untuk memenuhi kebutuhan industri di Indonesia. (Nanang Wijayanto)

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 8 Februari 2026, Cek Sebelum Bepergian

Nasional
1 hari lalu

Harga BBM Pertamina 7 Februari 2026 di Akhir Pekan, Ada yang Turun?

Nasional
2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 6 Februari 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Nasional
3 hari lalu

Harga BBM Pertamina 5 Februari 2026 dari Pertalite hingga Pertamax

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal