"Nanti mereka kita kaitkan untuk penelitian di Korea, atau mereka datang ke sini," katanya.
Hal lain yang dibahas dengan Dubes Cho, lanjut Luhut, adalah transfer teknologi di bidang perkeretaapian dengan negeri ginseng.
Korea akan menjadi penyedia rolling stock atau rangkaian kereta untuk Light Rail Transit (LRT) Jakarta fase pertama melalui Hyundai Rotem, bagian dari Hyundai Motor Grup. Untuk fase kedua, Korea juga telah sepakat untuk menginvestasikan 500 juta dolar AS untuk pembangunan proyek transportasi pendukung Asian Games 2018.
Luhut berharap dari mana pun keretanya nanti, harus ada transfer teknologi dalam pengadaannya.
"Kita mau kualitas bagus dengan harga yang bagus. Nanti saya panggil, kita lihat biaya kita bisa kita kurangi lagi yang tidak perlu," katanya.