Gabel: Laptop Merah Putih Ajang Pengembangan Merek Lokal

Anggie Ariesta
Ilustrasi Laptop Merah Putih atau Laptop Diktiedu. (Foto: Istimewa)

"Ini penting, mereknya bisa kita sebut PC nusantara atau PC merah putih, karena kita tau bahwa sebutlah perusahaan dunia seperti CORE itu pabriknya bukan di Amerika, mereka memprakarsai itu ke pembuat komponen," ujar Oki.

Dia menjelaskan, membangun industri laptop saat ini butuh waktu yang panjang, terlebih dalam hal komponen yang harus impor. Dia hanya berharap pemerintah konsisten dalam menangani ide laptop merah putih ini. 

"Kita perlu relokasi produsen pembuat komponen, setidaknya kita punya aset itu yang dikembangkan. Sebut saja contoh kita punya beberapa pabrik TIK di Cikarang, yang penting adalah pemerintah konsisten," tutur Oki.

Dia mengungkapkan, beberapa tahun lalu ahwa ada yang pesimis soal industri ini bisa dikembangkan, namun dia mengatakan dengan jelas pemerintah hanya harus menyiapkan road map yang jelas setidaknya ke 2024. 

"Kebijakannya belum in-line, kita harus punya pemikiran positif, road map yang cukup jelas kemana arahan pemerintah, untuk dibawa ke 2024 nanti," kata Oki.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kenapa MacBook Neo Dijual Murah? Ternyata Cuma Ini Isinya

57 tahun lalu

MacBook Neo Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp10 Jutaan!

57 tahun lalu

BGN Bantah Pengadaan 32.000 Unit Laptop dan Alat Makan MBG Rp4 Triliun

57 tahun lalu

Benamkan AI Generasi Terbaru, Asus Rilis Laptop Gaming Edisi Terbatas US Military Grade

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal