Fakta-fakta Dampak Sanksi Barat ke Rakyat Rusia, Berburu Dolar Hingga Tutup Perusahaan

Jeanny Aipassa
Warga Rusia memenuhi supermarket untuk berbelanja kebutuhan pokok sebelum harga barang naik akibat dampak sanksi Barat ke Rusia. (Foto: Istimewa)

Namun, dalam beberapa menit, stok dolar habis di ATM dan banyak warga melanjutkan perburuan mereka ke ATM lainnya. 

"Siapa yang butuh rubel?" kata seorang wanita dengan sinis sambil berjalan pergi, setelah mengetahui stok dolar yang tersedia di ATM habis.

3. Belanja Barang Konsumsi

Sejak akhir pekan lalu, warga Rusia memenuhi pusat perbelanjaan dan supermarket untuk membeli barang konsumsi, terutama kebutuhan pokok sebelum harga melonjak. 

Tak hanya itu, mereka pun memenuhi toko elektronik populer, seperti M.Video, untuk membeli iPhone dan produk Apple lainnya, sebelum harganya melonjak karena sanksi AS terhadap Rusia. 

"Banyak yang membeli iPhone dan produk Apple karena di sini harganya masih sama. Tapi kami sudah mendapat pemberitahuan bahwa harganya dapat berubah sewaktu-waktu," kata salah satu karyawan M.Video. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kesulitan Bahan Baku Impor, Pengusaha Minta Pemerintah Beri Relaksasi

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Bertemu 12 Pengusaha Ternama AS, Tegaskan Indonesia Bukan Lagi Raksasa Tidur

Nasional
2 bulan lalu

Sosok Low Tuck Kwong Pembeli Lukisan Kuda Api SBY Rp6,5 Miliar, Ternyata Orang Kedua Terkaya RI

Nasional
2 bulan lalu

Bahlil Buka Tender 110 Blok Migas Baru, Prioritaskan Digarap Pengusaha Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal