ESDM Nilai Hilirisasi dari Sektor Minerba Berjalan Optimal di Timah

Atikah Umiyani
Ilustrasi pertambangan timah (ist)

Produk tin solder digunakan pada industri elektronik dan otomotif, sedangkan tin chemical digunakan pada industri Polyvinyl chloride (PVC) sebagai bahan aditif tin stabilizer untuk pembuatan pipa konstruksi, profil, plastik PVC transparan dan lainnya.

Kemudian, Aplikasi timah sebagai bahan pelapis banyak digunakan sebagai pelapisan baja, untuk keperluan industri otomotif, pembungkus makanan, pelapis kaleng, pelindung kontainer, dan pelapis pipa yang terbuat dari logam lainnya.

Penggunaan akhir logam timah umumnya adalah untuk aplikasi tin foil, tin pipe, tin tube, tin chemical, tin wire, pewter, pipe fitting, electronic components, automotive components, tin plating steel sheet dan tin coating plastic sheet.

50 persen produk hilir timah banyak digunakan untuk tin solder, 17 persen untuk tin chemical, 13 persen tin plate, 7 persen baterai, 5 persen paduan tembaga, dan 8 persen aplikasi lainnya. Penggunaan logam timah dalam aplikasi tersebut akan tetap ditemui di masa mendatang.

Manajemen mengungkapkan, secara global, kebutuhan timah disuplai dari operasi penambangan di China, Indonesia, dan Myanmar.  Konsumsi logam timah global didominasi oleh China, sementara konsumsi logam timah di Indonesia masih sangat rendah.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tok! Harga Minyak Mentah Indonesia Turun

6 hari lalu

Audit BPK Bongkar Temuan, ESDM Kembalikan Rp2,3 Triliun ke Kas Negara

8 hari lalu

Danantara Mulai Garap 26 Proyek Hilirisasi, Nilai Investasi Tembus Rp225 Triliun 

10 hari lalu

ESDM Perketat Pengawasan DMO, PLN Diminta Percepat Kontrak Pasokan Batu Bara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal