Erick Thohir Wanti-wanti Adanya Perang Tarif: Dunia Makin Tajam dan Kejam

Suparjo Ramalan
Erick Thohir wanti-wanti perang tarif (Foto: Suparjo)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mewanti-wanti adanya perang harga antara negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Diperkirakan China, Eropa, dan Amerika Serikat (AS) akan memperketat persaingan mereka agar bisa memenangkan pasar dunia.

Akibatnya, kata Erick, persaingan antarnegara adidaya semakan menajam dan kejam. Bahkan, perang dingin itu memberi efek buruk bagi perdagangan internasional, tak terkecuali Indonesia.

Menurutnya, perdagangan internasional Indonesia yang tadinya surplus, bisa menjadi tertekan. Sebab, komoditas yang diekspor dari Tanah Air ke berbagai negara bakal ditarifkan, sehingga membuat harga produk jauh lebih mahal. 

“Kita melihat akan ada perang tarif, antara Eropa, China, Amerika, bukan tidak mungkin nanti kita ditarifkan barang kita, maka tadi trade yang selama ini kita surplus bisa tertekan,” ujar Erick, ditulis Senin (6/5/2024).

“Di sini lah hal-hal tak mudah, ekonomi menjadi sebuah kepastian dan persaingan dunia makin tajam dan kejam,” tutur dia. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
24 menit lalu

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025 Tembus 5,39 Persen, Tertinggi sejak Pandemi

Nasional
5 jam lalu

Purbaya Akui Pertumbuhan Ekonomi 2025 Meleset dari Perkiraan: tapi Lumayan 5,11 Persen

Nasional
10 jam lalu

Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh 5,11% di 2025

Nasional
14 jam lalu

BPS Rilis Data Ekonomi 2025 Hari Ini, Pertumbuhan Diproyeksi Hanya 5,05%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal