Erick Thohir Pastikan Restrukturisasi Jiwasraya Rampung pada Semester I 2024

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir memastikan restrukturisasi PT Jiwasraya (Persero) imbas kasus mega korups bakal rampung pada semester I 2024 mendatang. (Foto: Istimewa)

Atas dasar itu, lanjut Erick, Kementerian BUMN tetap bertanggung jawab atas setiap masalah yang ada di BUMN, meski waktu penyelesaian yang dibutuhkan berbeda-beda.

“Jangan ada kesan bahwa seakan-akan kita tidak bertanggung jawab, kita sangat bertanggung jawab, walaupun banyak hal-hal yang terjadi, ini tidak mengikuti GCG di waktu yang sebelumnya, tanpa menyalahi siapa-siapa,” katanya.

Kementerian BUMN sebelumnya menargetkan pengalihan eks pemegang polis Jiwasraya ke IFG Life akan rampung pada November atau Desember tahun ini. Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko mengatakan, pihaknya masih berupaya agar seluruh eks pemegang polis Jiwasraya dapat mengikuti restrukturisasi.

Dengan begitu, proses penyelamatan para nasabah BUMN asuransi itu dapat dirampungkan hingga akhir 2023. 

“Dan harapan memang ya semua peserta restrukturisasi dan yang tidak setuju ya semua masuk restrukturisasi dan semuanya selesai di bulan November atau Desember (2023)," ujar Tiko.

Hingga September 2023 pengalihan portofolio polis (liabilitas) senilai Rp31,07 triliun atau sekitar 81 persen dari keseluruhan liabilitas sudah dialihkan. Selain itu, IFG Life juga tercatat telah membayarkan manfaat klaim sebesar Rp9,12 triliun sampai dengan September 2023.

Saat itu, Tiko optimistis bila restrukturisasi segera dirampungkan, setelah Komisi VI DPR RI dan pemerintah menyetujui pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Jiwasraya. Pencairan dana segar itu akan cair akhir 2023.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

FIFA Beri Lampu Hijau, Indonesia Selangkah Lagi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

57 tahun lalu

John Herdman Bertemu Prabowo di Hambalang, Proyek Besar Timnas Indonesia Dimulai

57 tahun lalu

MotoGP Mandalika 2026 Bukan Sekadar Balapan, Dampak Ekonominya Tembus Rp4,9 Triliun

57 tahun lalu

Holding Asuransi BUMN Segera Terbentuk, IFG Jadi Induk Tunggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal