Erick Thohir ke AS Jajaki Kerja Sama 3 Bidang demi Bangkitkan Perekonomian

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir

Pemerintah mengklaim, kerja sama gasifikasi bisa menghemat cadangan devisa hingga Rp9,7 triliun per tahun dan menyerap 10.000 tenaga kerja. Sementara, dengan ExxonMobil ada potensi kerja sama untuk pengembangan riset dan teknologi migas untuk sektor hulu, hilir, energi terbarukan maupun potensi lainnya.

Di bidang kesehatan, Kementerian BUMN fokus pada kolaborasi antara Holding Rumah Sakit BUMN, Indonesia Healthcare Corporation (IHC) dengan sejumlah institusi kesehatan terkemuka di Amerika Serikat. Seperti, pusat perawatan kanker City of Hope National Medical Center, pusat penanganan kesehatan dan kebugaran komunitas lansia University of South Carolina (USC) School of Gerontology, juga pusat praktik klinik, riset, dan pendidikan Mayo Clinic.

“Kami ingin membangun dan memperkuat sistem kesehatan di Indonesia, juga berinvestasi di Sanur, Bali, yang akan dikembangkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Wisata Kesehatan,” kata dia. 

Sementara di bidang investasi, Erick melakukan pertemuan dengan beberapa private equities yang berbasis di California untuk menarik investasi ke Indonesia melalui Indonesia Investment Authority (INA) Sovereign Wealth Fund.

“Kami memfokuskan pada investasi strategis di program infrastruktur. Hal ini disambut baik oleh para calon investor yang kami temui. Pandemi ini membangunkan Indonesia dari tidurnya, modal utama kita, yaitu pasar yang besar dan sumber daya alam yang melimpah, namun tidak cukup. Kita perlu membangun iklim investasi yang kondusif untuk mendorong dan membangkitkan perekonomian,” tutur Erick. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lionel Richie Mendadak Dilarikan ke RS di Tengah Konser, Kondisinya Memprihatinkan!

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

Kolaborasi MNC Sekuritas-MNC Bank Tingkatkan Literasi Keuangan dan Perbankan Digital Generasi Muda di UNAS

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal