Erick Thohir Dorong Pupuk Indonesia Jadi Perusahaan Petrokimia Terintegrasi

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir mendorong Pupuk Indonesia untuk menjadi perusahaan petrochemical atau petrokimia terintegrasi kelas dunia. (Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

"Belum nanti turunan dari asam nitrat yang juga bisa dikembangkan untuk industri pertahanan dan industri pupuk sendiri," tuturnya.

Dia menyampaikan, Indonesia sebagai negara besar harus mandiri. Dengan terus mengoptimalkan hilirisasi sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

"Bapak Presiden sudah mendorong yang namanya hilirisasi sumber daya alam. Hilirnya sudah jadi, karena terbukti sekarang kita sudah merupakan salah satu perusahaan pupuk terbesar di dunia, yang kemarin diawali ranking sembilan terbesar di dunia sekarang kita naik peringkat menjadi enam terbesar di dunia. Ini membuktikan kerja keras semua," ucapnya.

Karena itu, untuk menjaga kinerja produksi industri pupuk terus optimal, Erick juga berupaya untuk mengamankan pasokan bahan baku yang harus diimpor, seperti phosphate yang merupakan bahan tambang dan memang tidak ada di dalam negeri. Mengingat saat ini, alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di Indonesia juga terus ditingkatkan.

"Karena kita akan meningkatkan volume pupuk untuk subsidi yang Bapak Presiden putuskan naik dari 4,7 juta menjadi 9,5 juta ton. Tentu kebutuhan bahan baku ini menjadi sesuatu yang sangat penting ke depan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Soccer
1 hari lalu

Erick Thohir Bicara Target Besar Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Vietnam Jadi Ancaman Utama

Soccer
5 hari lalu

PSSI Kirim Garuda Pertiwi ke Prancis, Latihan di Akademi Legendaris Dunia

Bisnis
8 hari lalu

Presiden Prabowo: Hilirisasi Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Soccer
9 hari lalu

Erick Thohir Bertemu Presiden FIFA di Kanada, Timnas Indonesia Dapat Kabar Bagus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal