Erick Thohir Akan Hubungkan Holding BUMN Aviasi dengan Perusahaan Lokal dan Asing

Suparjo Ramalan
Erick Thohir akan menghubungkan secara virtual kantor anggota holding BUMN Aviasi dan Pariwisata dengan sejumlah perusahaan lokal serta luar negeri. (Foto: Antara)

Untuk accessibilities sendiri, terdapat beberapa perseroan plat merah seperti PT Angkasa Pura (Persero) atau AP, PT Garuda Indonesia (Persero), dan Maskapai Penerbangan Lion Air. Tugas yang dilakukan adalah pengembangan Infrastruktur, kerja sama dengan PT Sarinah (Persero) dan UMKM dalam menggenjot produk lokal di bandara. Serta kerja sama dengan maskapai penerbangan lain untuk mengoptimalkan manajemen penumpang. 

"Untuk amenities, selain hotel, juga di sini IDTC sebagai pengembang pariwisata, akan kerja sama baik dengan merk lokal maupun internasional. Sama juga attraction, kita lihat juga seperti Jatim Park yang sudah kita MoU kan untuk beberapa titik wisata," katanya. 

Sebelumnya, Kementerian BUMN membentuk empat klaster utama guna mendorong kinerja bisnis holding Aviasi dan Pariwisata. Di mana, kedelapan emiten dimasukkan ke dalam empat klaster secara terpisah. Keempatnya adalah, klaster Airlines, klaster Airports, klaster Manajemen Destinasi, serta klaster Service Aviasi dan Logistik.

Untuk klaster Airport diisi oleh AP I Airports dan AP 2. Klaster Manajemen Destinasi diisi ITDC, TWC, Hotel Inna, Aerowisata, Garuda Indonesia Holiday France. Sedangkan klaster Airlines ada Garuda Indonesia dan Pelita Air Service.

Sementara klaster Aviasi dan Logistik di dalamnya ada Gapura, Angkasa Pura Solusi, GMF Indonesia, Garuda Indonesia Kargo, Angkasa Pura Kargo, Aero Express, Angkasa Pura Supports, Aerofood ACS, dan Sarinah. Erick menargetkan pembentukan klaster ini akan rampung pada dua tahun mendatang atau 2021-2022.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PSSI Pecahkan Rekor MURI, 3.000 Pelatih Baru Siap Bangun Sepak Bola dan Futsal Indonesia

57 tahun lalu

Erick Thohir Sambut Baik Predator - PBC Indonesian International Open 2026

57 tahun lalu

Predator - PBC Indonesian International Open 2026 Jadi Ajang Pembelajaran Atlet Biliar Indonesia

57 tahun lalu

Hary Tanoesoedibjo Minta Menpora Turun Tangan, Rumah Biliar Harus Kantongi Rekomendasi POBSI!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal