Emas Berjangka Turun 0,59 Persen

Djairan
Emas berjangka merosot. (Foto: Reuters)

CHICAGO, iNews.id - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Rabu (18/11/2020) waktu setempat karena investor bereaksi terhadap berita vaksin Covid-19 terbaru.

Mengutip Xinhua, Kamis (19/11/2020), kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember turun 11,2 dolar AS atau 0,59 persen menjadi 1.873,9 dolar AS per ounce.

Pfizer mengumumkan akan meminta persetujuan peraturan untuk vaksin Covid-19 yang mereka klaim 95 persen efektif. Berita vaksin ini memberi sentimen positif ke indeks pasar saham seluruh dunia, yang pada akhir menekan emas.

Namun demikian, emas mendapatkan beberapa dukungan karena indeks dolar AS jatuh. Selain itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan pembangunan rumah baru AS meningkat sebesar 4,9 persen menjadi 1,53 juta pada bulan Oktober, sedikit lebih rendah dari 1,55 juta izin bangunan untuk bulan tersebut.

Analis pasar berpendapat, vaksin Covid-19 tidak mungkin menjangkau banyak orang dalam waktu singkat di Amerika Serikat. Selain itu, dampak Covid-19 membuat kemungkinan ekonomi pulih menjadi lambat akibat lockdown.

Perak untuk pengiriman Desember turun 20,3 sen atau 0,82 persen menjadi 24,448 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 13,8 dolar AS atau 1,47 persen menjadi 950,9 dolar AS per ounce. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Imbal Hasil Obligasi AS Merosot, Emas Berjangka Melonjak

57 tahun lalu

Pelemahan Dolar AS Buat Emas Berjangka Bersinar

57 tahun lalu

Ada Aksi Ambil Untung, Emas Berjangka Turun Tipis

57 tahun lalu

Dolar AS Loyo, Emas Berjangka Naik Hampir 1 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal