Elon Musk Sebut Bakal Bayar Pajak Lebih dari Rp158 Triliun Tahun Ini

Aditya Pratama
CEO Tesla Elon Musk menyebut dirinya bakal membayar pajak lebih dari 11 miliar dolar AS atau setara Rp158,27 triliun tahun ini. (foto: AFP)

Opsi saham yang diberikan Musk pada 2012 akan berakhir pada Agustus tahun depan. Untuk menjalankannya, dia harus membayar pajak penghasilan atas keuntungan tersebut.

Alih-alih mengambil gaji atau bonus tunai, kekayaan Musk berasal dari penghargaan saham dan keuntungan harga saham Tesla.

Awal tahun ini, ProPublica menerbitkan investigasi yang menunjukkan Musk dan beberapa miliarder lainnya tidak membayar pajak pendapatan federal pada tahun 2018.

Antara 2014 dan 2018, Musk membayar pajak 455 juta dolar AS atas pendapatan 1,52 miliar dolar AS, meskipun kekayaannya tumbuh 13,9 miliar dolar AS selama periode itu.

Menurut Forbes, Musk memiliki kekayaan lebih dari 244 miliar dolar AS dan menjadikannya orang terkaya di dunia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal