Ekspor Indonesia Januari 2023 Turun 6,36 Persen Capai 22,31 Miliar Dolar AS

Advenia Elisabeth
BPS mencatat nilai ekspor Indonesia di Januari 2023 mencapai 22,31 miliar dolar AS. Angka ini turun 6,36 persen dibanding ekspor Desember 2022. (Foto: Dok iNews.id/Ilustrasi)

"Penunuran ekspor nonmigas sebesar 0,84 persen pada Januari 2023 terhadap bulan sebelumnya disebabkan penurunan bahan bakar mineral atau kode HS 27 sebesar 8,19 persen, biji logam, kerak dan abu sebesar 36,44 persen, komoditas lemak hewani nabati sebesar 9,95 persen, besi dan baja sebesar 9,26 persen," kata dia.

Sementara itu, terkait ekspor migas, angkanya masih mengalami peningkatan secara mtm sebesar 0,98 persen. Peningkatan ini didorong oleh hasil minyak yang naik 71,41 persen, lantaran volumenya naik sebesar 51,47 persen. 

"Kalau dibandingkan secara year-on-year, secara total bulan Januari 2023 dibandingkan dengan Januari tahun 2022 ekspor masih tumbuh positif sebesar 16,37 persen. Kendati demikian, pertumbuhan ekspor Januari 2023 secara year-on-year mengalami perlambatan dibanding pertumbuhan Januari 2022," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Melonjak, Wisatawan Malaysia Mendominasi!

57 tahun lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal