Net Zero Emission, kata Adriansyah, merupakan satu langkah besar untuk menjaga lingkungan dan hal itulah yang menjadi alasan perusahaan mensupport event Net Zero Hub KADIN yang turut menjadi bagian acara B20.
Sementara itu, upaya Vale Indonesia untuk mendukung Net Zero Emission ini kembali dituturkan Adriansyah, saat ini Vale merupakan perusahaan pertambangan yang dengan emisi sangat rendah.
“Untuk seluruh produsen di dunia, kami berada di kuartal I. Kuartal I itu adalah kuartal yang paling kecil. Kami diberkahi oleh adanya danau, tiga danau. Dari sana kami membangun Hydro Power Plant. Berdasarkan Hydro Power Plant, kami berhasil menekan emission sekitar dua juta ton CO2 ekuivalen per tahun,” tuturnya.
Dia juga mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan berhenti di sini. Vale juga memiliki target Net Zero di 2050 seperti Paris Agreement canangkan.
"Untuk di 2030 target pertama, kami berencana memotong sepertiga emission yang kami punya, utamanya akan dilakukan melalui konversi Energi yang lebih bersih Energi Baru dan Terbarukan, kedua optimisasi dan efisiensi,” ujar Adriansyah.