Dukung Sistem Pembayaran Solutif, MNC Bank Sambut Positif Penerapan SNAP

MNC Media
MNC Bank menyambut positif kebijakan SNAP yang telah diinisiasi Bank Indonesia sejak tahun 2022 silam. (Foto: MNC Media)

JAKARTA, iNews.id - Dukung penerapan sistem pembayaran inovatif, PT Bank MNC Internasional Tbk menghadiri acara Podcast NGOMEN (Ngobrolin Payment) bertajuk “Diskusi Pembahasan Standarisasi API menggunakan SNAP” yang digelar oleh Paylabs dan APGI (Asosiasi Payment Gateway Indonesia) pada Sabtu, 21 Oktober 2023.

Hadir dalam acara tersebut, Chief Technology Officer MNC Bank, Parman Suparman bersama Lily Suliandari selaku perwakilan dari ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia), beserta Eko Ganar Mardiansyah selaku Chief Marketing Officer Paylabs dan Sandi Fajariadi mewakili APGI.

Parman menyampaikan bahwa secara prinsip, MNC Bank menyambut positif kebijakan SNAP yang telah diinisiasi Bank Indonesia sejak tahun 2022 silam.

“Perbankan khususnya MNC Bank sebenarnya sudah mendukung program Bank Indonesia melalui implementasi SNAP pada fitur layanan digital MNC Bank pada tahun 2022 lalu. Pastinya banyak penyesuaian dan persiapan dari sisi teknologi," ujar Parman.

Sebagaimana diketahui, Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) adalah kebijakan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dalam industri sistem pembayaran sebagai salah satu inisiatif utama Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI 2025). Penerapan SNAP sendiri bertujuan untuk :
1. Menciptakan industri sistem pembayaran yang sehat, kompetitif, dan inovatif
2. Mendorong integrasi, interkoneksi, interoperabilitas, serta keamanan dan keandalan infrastruktur sistem pembayaran
3. Meningkatkan praktik pasar (market practice) yang sehat, efisien, dan wajar dalam  penyelenggaraan sistem pembayaran.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

BI Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Menyusut jadi 146,2 Miliar Dolar AS di April 2026  

Nasional
2 hari lalu

BI Pantau Ketat Bank dan Perusahaan yang Banyak Beli Dolar AS!

Nasional
2 hari lalu

Bos BI Jelaskan Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.400 per Dolar AS

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Tertekan, BI Batasi Pembelian USD jadi 25.000 Dolar AS per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal