Dubes Arab Saudi Singgung Persoalan Berhentinya Kerja Sama dengan Pertamina

Dominique Hilvy Febriani
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi (kiri), saat berkunjung ke MNC Tower, Kamis (16/9/2021). (Foto: Dominique Hilvy Febriani)

Dubes Arab Saudi mengungkapkan, sektor perminyakan masih mendominasi untuk saat ini. “sektor terbesar masih Perminyakan dan tetap menjadi salah satu perusahaan yang terbesar hingga saat ini,” tutur Essam. 

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, mengungkapkan alasan pihaknya tak melanjutkan kerja sama dengan Saudi Aramco dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap, Jawa Tengah. 

Menurut dia, kerja sama tersebut batal akibat tak tercapainya titik temu mengenai valuasi kilang tersebut. Pertamina tak mungkin melanjutkan kerja sama tersebut karena angka yang ditawarkan Saudi Aramco jauh di bawah valuasi yang ditetapkan perseroan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 22 Maret 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Nasional
1 hari lalu

Harga BBM Pertamina 21 Maret 2026 saat Lebaran, Ada yang Naik?

Nasional
2 hari lalu

Pertamina Temukan Harta Karun Migas di Sumsel, Berpotensi Hasilkan 505 Barel Minyak per Hari

Nasional
2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 20 Maret 2026 jelang Lebaran, Lengkap Pertalite-Pertamax

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal