Dolar Bikin Mata Uang Dunia Tertekan, Rupiah Dinilai Berada di Posisi Fundamental Cemerlang

Anggie Ariesta
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: dok iNews)

"Tetapi memang faktor-faktor yang kita punya itu tentu semua negara lain belum punya jadi secara komoditas negara-negara besar seperti Euro belum punya jadi cukup terpukul dengan harga komoditas," ujar Branko.

Dengan demikian, mata uangnya terhadap rupiah juga menguat. Branko juga membeberkan bahwa mata uang kawasan juga melemah terhadap rupiah.

"Jadi kita lihat rupiah secara fundamental secara nilai perdagangan itu bagus sekali," ungkap Branko.

Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal reserve (The Fed) giat menaikkan suku bunga sehingga dolar menarik bagi global. Hal itu, membuat rupiah sering mengalami koreksi.

Secara historis, value rupiah sudah tercermin hari ini karena Indonesia punya neraca perdagangan yang surplus. Budget pemerintah, lanjut Branko, juga membaik dan menuju tren penurunan.

"Untuk ke depan tren ini terus berlanjut, karena ekonomi kita berputar, tendensi impor kita juga bertambah, di kemudian hari juga demand nya besar," tutur Branko.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Secret Service hingga FBI Ikut Uji Keaslian Dolar AS Sitaan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

5 hari lalu

Mengapa Dolar Bertahan di Rp18.000?

6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

8 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.091 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal