Dirut KAI Sebut Harga 1 Kereta Baru Buatan Dalam Negeri Setara 10 Trainset Impor dari Jepang

Iqbal Dwi Purnama
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. (foto: dok iNews)

Namun memang untuk jangka waktu pemakaian kereta baru memiliki waktu pakai yang lebih lama jika dibandingkan dengan kereta bekas impor. Kereta bekas impor memiliki usia 15 tahun, sedangkan untuk kereta baru memiliki usia yang lebih panjang.

Namun demikian setelah 15 tahun pemakaian kereta impor tersebut, sebetulnya masih bisa dilakukan retrofit alias melakukan perubahan dari sisi pengguna teknologi, hingga masalah permesinannya.

"Setelah di impor, selama sparepart masih memadai, itu masih bisa jalan, dan saya bertanggungjawab akan keselamatan, kalau kereta itu tidak layak untuk dijalankan, tidak layak keselamatan, akan saya hentikan, karena itu menjadi utama," tutur Didiek.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Cegah Kecelakaan Kereta, KAI Tutup Sejumlah Pelintasan Liar di Banten dan Jabar

Nasional
3 hari lalu

KAI bakal Bangun Tugu, Kenang 16 Perempuan Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur

Nasional
3 hari lalu

KAI Ubah Nama Argo Bromo Anggrek Jadi KA Anggrek, Berlaku Mulai 9 Mei

Nasional
3 hari lalu

84 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Sudah Pulih, 17 Orang Masih Dirawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal