Dirjen Kekayaan Negara Sebut Pertumbuhan KPR Tahunan Menurun Akibat Hantaman Pandemi

Michelle Natalia
Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Rionald Silaban. (Foto: dok iNews)

Dia menjelaskan, SMF telah memfasilitasi implementasi sekuritisasi di sektor perumahan melalui penerbitan produk Efek Beragun Aset (EBA) sejak tahun 2009. 

Hingga saat ini, SMF telah menerbitkan Efek Beragun Aset (EBA) dengan aset dasar tagihan KPR sebanyak 14 kali transaksi dengan total dana yang terkumpul dari pasar modal sebesar Rp12,78 triliun.

"Saya harap, dengan agenda ini pembiayaan sektor perumahan di Indonesia khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ke depan bisa melepaskan diri dari ketergantungan kepada APBN. Ini adalah upaya untuk mensinergikan semua pihak untuk mendorong perkembangan sekuritisasi di Indonesia, sebagai salah satu bentuk creative financing di sektor pembiayaan perumahan," tutur Rionald.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
10 jam lalu

BRI Salurkan Kredit Program Perumahan Rp1,774 Triliun, Dukung Program 3 Juta Rumah

Bisnis
2 hari lalu

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Megapolitan
19 hari lalu

Kesal Sawah Terendam Banjir dan Gagal Panen, Petani di Tenjo Bongkar Pagar Beton Perumahan

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo bakal Bentuk Lembaga Baru untuk Percepat Pembangunan Rumah Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal