Dear Smart Investor, Sebelum Berinvestasi Reksadana, Hindari 3 Hal Ini!

MNC Media
Melalui aplilasi MotionTrade, MNC Sekuritas menawarkan kemudahan berinvestasi saham dan reksadana melalui satu aplikasi. (Foto/Ilustrasi: Istimewa)

Dalam prospektus ini terdapat hal-hal mendasar seperti jenis reksadana, informasi manajer investasi, tata cara transaksi, legalitas, biaya dan risiko serta kebijakan pengelolaannya.

Tentu saja bila Anda tidak mengetahui kebijakan pengelolaannya, seperti saham apa saja yang dibeli oleh manajer investasi, Anda tidak tahu prospek reksa dana ini ke depannya.

2. Salah Pilih Reksadana

Kebanyakan orang seringkali melihat keuntungan sebagai patokan utama yang harus diperhatikan dalam berinvestasi. 

Padahal dalam menentukan jenis investasi tidak hanya berdasarkan keuntungan, namun juga perlu disesuaikan dengan profil risiko Anda sebagai investor.

3. Kurang Jelasnya Tujuan Investasi

Hal penting yang harus Anda lakukan sebelum mulai berinvestasi reksadana adalah perlunya menetapkan tujuan investasi yang jelas. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
4 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
5 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal