Dapen BUMN 65 Persen Bermasalah, Erick Thohir Bakal Bersih-bersih Bareng KPK

Atikah Umiyani
Dapen BUMN 65 persen bermasalah, Erick Thohir bakal bersih-bersih bareng KPK. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal bersih-bersih dana pensiun (dapen) BUMN. Untuk itu, Menteri BUMN Erick Thohir bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri akan bertemu dengan semua perusahaan pelat merah pada pekan depan.

“Minggu depan saya bersama Ketua KPK akan ketemu seluruh BUMN untuk bicara hati-hati karena kita akan investigasi audit,” kata dia saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (2/1/2023). 

Selain mengawasi kinerja perusahaan BUMN di bidang asuransi dan dana pensiun seperti Asabri dan Jiwasraya, dia mengungkapkan, ternyata dana pensiun di tubuh perusahaan BUMN juga perlu diawasi. Itu karena saat ini mayoritas dana pensiun di BUMN bermasalah.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, sebesar 65 persen dana pensiun BUMN bermasalah. Sementara hanya 35 persen dana pensiun BUMN dikeola dengan baik.

“Karena data saya, 35 persen sehat, 65 persen ada masalah. Saya mau bersih-bersih. Jangan Asabri, Jiwasraya, eh yang ini lupa. Mumpung ada waktu,” ujarnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
19 jam lalu

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Dinyatakan Case Closed, Ini Penjelasan KPK

20 jam lalu

KPK soal Laporan Raja Juli terkait Amplop Bupati Kuansing: Nominal Tak Diketahui

23 jam lalu

KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri soal Jadi Perantara Penerimaan Uang Bupati

24 jam lalu

BTN Bersiap Kembalikan Dana SAL Rp38 Triliun ke Pemerintah secara Bertahap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal