Saat ini, Giovanni, putra dari Michele Ferrero mengambil alih kepemimpinan tunggal bisnis keluarga. Ferrero mengakuisisi bisnis permen Amerika Serikat milik Nestle dengan nilai 2,8 miliar dolar AS pada 2018.
14. Keluarga Boehringer-Von Baumbach, Boehringer Ingelheim (Generasi ke-4)
Total Kekayaan: 36,6 miliar dolar AS atau Rp559 triliun
Perusahaan farmasi asal Jerman ini didirikan pada 1885 oleh Albert Boehringer. Lebih dari 130 tahu kemudian, keluarga Boehringer-von Baumbach, masih memegang kendali perusahaan ini.
15. Keluarga Hartono, Grup Djarum (Generasi ke-3)
Total Kekayaan: 36,3 miliar dolar AS atau Rp555 triliun.
Keluarga Hartono atau Hartono Bersaudara adalah pemilik Grup Djarum, salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Setelah Oei meninggal pada tahun 1963, putra-putranya Michael dan Budi melakukan diversifikasi bisnis, salah satunya dengan berinvestasi di Bank Central Asia yang menjadi bank swasta nomor 1 di Indonesia.
16. Keluarga Quandt, BMW (Generasi ke-4)
Total Kekayaan: 36 miliar dolar AS atau Rp550 triliun
Keluarga Quandt memiliki peran penting dalam mengubah Bayerische Motoren Werke (BMW) dari produsen mobil yang berjuang menjadi salah satu produsen mobil mewah terbesar di dunia.
Kini, anak-anaknya, yakni Stefan Quandt dan Susanne Klatten, memiliki hampir separuh saham perusahaan mobil berkelas itu.