"Dengan interaksi yang dekat bersama konsumen, Skin Game melahirkan produk yang sesuai permintaan dan kebutuhan konsumen. Dalam membangun bisnis, saya menganut slow beauty, yaitu tidak perlu varian produk yang beragam tetapi menghadirkan produk yang tepat sasaran. Proses development produk baru Skin Game dibantu oleh formulator yang memiliki background farmasi dan memiliki kredibilitas untuk menciptakan formulasi produk terbaik. Produk-produk Skin Game pun diproduksi oleh pabrik di Indonesia,” tutur Michella.
Di tengah persaingan ketat dalam industri kecantikan lokal, Skin Game terus gigih untuk memperkuat brand mereka di kalangan konsumen. Tidak hanya menghadirkan Basic Skin Care yang menjadi andalan masyarakat, memperkuat relasi dan hubungan dengan konsumen menjadi salah satu strategi yang mereka junjung sejak awal hadir.
Untuk terus membangun interaksi, adaptasi kerap dilakukan, salah satunya dengan mengoptimalkan fitur dan peluang yang ditawarkan teknologi e-commerce.
Rahasia Kesuksesan: Strategi Tepat lewat Pemasaran dan Fitur Interaktif
Dalam mengembangkan bisnis kecantikan brand lokal miliknya, Skin Game berupaya membangun strategi yang tepat dengan berkomunikasi aktif bersama tim internal dan tim Shopee. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi strategi yang dapat dijalankan khususnya dalam hal pemasaran.
Setiap kampanye Shopee yang dihadirkan seperti gajian sale maupun kampanye tanggal kembar, Skin Game berdiskusi guna menghadirkan aktivasi promosi yang menarik agar dapat menarik perhatian konsumen. Sejak bergabung dengan Shopee, Skin Game merasakan dampak yang signifikan dalam penjualan bisnisnya.