Candaan Basuki Ogah Ajak Sri Mulyani Tinjau IKN gegara Baju Pink

Michelle Natalia
Konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2024, Rabu (16/8/2023). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bergurau soal kebaya warna pink yang dikenakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2024, Rabu (16/8/2023). Basuki menyebut enggan mengajak Sri Mulyani untuk meninjau proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) karena memakai pakaian berwarna pink.

Awalnya, Basuki tengah menjelaskan terkait progres pembangunan akses tol IKN dan penanaman pohon kembali yang dilakukan di proyek Ibu Kota Baru tersebut sembari memanfaatkan momentum musim hujan.

"Kita harapkan bulan ber ber ini, September, Oktober, November, Desember, kita mulai melakukan penanaman pohon karena kecukupan airnya, kita kirim pohon dari Bogor, Surabaya, kita bawa dan melakukan penanaman disana. Targetnya Insyaallah nanti akan pada tahun 2024, kalau mau melihat perubahannya pasti akhir tahun udah berubah dan pasti akan diajak," ujar Basuki dalam konferensi pers dikutip, Kamis (17/8/2023).

"Saya tadi diprotes oleh Ibu Menteri Keuangan kok ga pernah diajak ke lapangan. Soalnya kalau ke lapangan pakai baju pink ga enak juga," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sri Mulyani menjelaskan bahwa anggaran yang diberikan untuk pembangunan infrastruktur IKN tahun 2024 sebesar Rp40,6 triliun dan akan diserahkan kepada Kementerian PUPR sebesar Rp35 triliun dan sisanya untuk Kementerian Perhubungan dalam membangun Bandara VVIP IKN. 

Setelah menyampaikan paparannya tersebut, Sri Mulyani berjanji kepada Basuki tidak akan menggunakan pakaian warna pink saat diajak meninjau IKN.

"Jadi nanti kalau saya diajak kesana saya janji ga pakai baju warna pink," ucap Sri Mulyani. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banggar DPR Setujui Anggaran 7 Kemenko Tahun 2027, Segini Nilainya

57 tahun lalu

KPK Minta Tambahan Anggaran jadi Rp989 Miliar: Perkuat Efektivitas Berantas Korupsi

57 tahun lalu

BGN Pastikan bakal Audit Pengadaan 21.000 Motor Listrik Era Dadan 

57 tahun lalu

Kementerian PKP Alokasikan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal