California Bakal Larang Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Bensin pada 2035

Aditya Pratama
Ilustrasi mobil listrik. (Foto: Reuters)

Ketua CARB, Laine Randolph mengatakan, langkah itu merupakan momen bersejarah bagi California dan negara-negara mitra serta bagi dunia saat menetapkan jalan menuju masa depan nol emisi.

Pengumuman tersebut merupakan langkah terbaru oleh California karena terus bergerak lebih cepat dari pemerintah federal AS untuk memperketat aturan emisi. Dengan lebih dari 39 juta penduduk, California adalah negara bagian AS terbesar berdasarkan populasi.

Penasihat senior Tesla, Joseph Mendelson mengatakan, rencana CARB dapat dicapai dan membuka jalan bagi California untuk memimpin dalam menggemparkan sektor tugas ringan.

Namun, Aliansi untuk Inovasi Otomotif, yang mewakili pembuat mobil termasuk General Motors, Volkswagen dan Toyota, menyampaikan lebih banyak yang harus dilakukan untuk meningkatkan permintaan kendaraan listrik (EV).

"Apa yang kami katakan kepada CARB dan lainnya adalah bahwa mendapatkan lebih banyak EV di jalan harus berjalan seiring dengan kebijakan lain yang bersama-sama pada akhirnya akan menentukan keberhasilan transisi ini," ujar presiden dan kepala eksekutif aliansi John Bozzella.

Aturan baru tersebut masih harus disetujui oleh pemerintah AS sebelum dapat berlaku.

Namun, asosiasi perdagangan Produsen Bahan Bakar & Petrokimia Amerika meminta Presiden AS Joe Biden dan Badan Perlindungan Lingkungan untuk menolak permintaan California untuk pengabaian Undang-Undang Udara Bersih untuk melanjutkan larangan yang melanggar hukum tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4,7 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jogja-Solo Sepanjang 2025

57 tahun lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas

57 tahun lalu

Barang Bukti OTT KPK di Imigrasi Jakarta Barat: 22 Kendaraan hingga Ratusan Gram Logam Mulia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal